Pengetahuan merupakan pengalaman yang bermakna dalam setiap diri manusia yang tumbuh sejak dilahirkan. Oleh karena itu manusia yang normal sudah pasti memiliki pengetahuan. Pengetahuan mempunyai sifat yang acak. Dalam kehidupan yang semakin berkembang dan penuh tantangan, nilai fungsionalnya tidak mencapai optimal untuk menghadapi tantangan dan pemecahan masalah yang rumit. Agar nilai fungsionalnya menjadi optimal maka pengetahuan yang acak tersebut harus ditingkatkan menjadi ilmu.
Ilmu pengetahuan merupakan kumpulan fakta-fakta dan aturan-aturan yang ada hubungannya antara satu dengan lainnya. Ilmu pengetahuan sangat penting dalam kehudupan manusia, karena dengan ilmu pengetahuan manusia dapat mengembangkan daya kemampuan yang dimiliki.
Pengetahuan sangat bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari. Dengan pengetahuan pemanfaatan benda , ala-alat, senjata, dan juga hewan, menjadi mudah dan terarah untuk mencapai hasil. Apalagi jika pengetahuan tersebut telah tersusun dan ditimgkatkan menjadi ilmu pengetahuan, maka penerapan pemanfaatan benda, alat, dan senjata tersebut akan menjadi lebih baik lagi. Penerapan pengetahuan dan ilmu pengetahuan dalam kehidupan sehari-hari untuk menghasilkan sesuatu, membuahkan kemampuan yang disebut teknologi.
Dengan demikian teknologi itu berkaitan dengan pembuatan dan penggunaan benda, ala-alat dan artefak-artefak, ilmu dicurahkan untuk usaha yang lebih konseptual untuk memahami lingkungan, dan tergantung pada keahlian yang relatif canggih dibidang baca tulis dan berhitung.
Jadi dapat disimpulkan bahwa ilmu pengetahuan muncul sejak adanya peradaban-peradaban baru, sementara teknologi sama tuanya dengan kehidupan manusia itu sendiri.
Jadi masalah utama yang segera harus di jawab adalah, bagaimana cara meningkatkan kualitas sumber daya manusia tersebut dalam rangka menyongsong era globalisasi ? salah satu alternatif yang dapat ditempuh adalah memperkenalkan ilmu pengetahuan dan teknologi sedini mungkin dalam pendidikan , baik formal maupun non formal. Karena anak didik kita merupakan sumber daya manusia dimasa akan datang.
Dalam era globalisasi seperti sekarang ini, kita akan diharapkan pada perubahan dan perkembangan ilmu pengetahuan teknologi yang sangat cepat. Demikian juga halnya dengan kebudayaan akan berkembang seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan teknologi tersebut.
Tidak dapat dipungkiri bahwa kemajuan suatu bangsa tergantung pada panguasaan ilmu pengetahuaan teknologi, Dengan ilmu pengetahuan teknologi pula manusia dapat melakukan hal-hal yang sebelumnya belum pernah dibayangkan.
Gelombang kemajuan ilmu pengetahuan teknologi di beberapa bidang seperti transportasi, komunikasi, informasi, dan energi telah banyak membawa perubahan pada kehidupan dan gaya hidup manusia yang lebih dinamis. Kemajuan teknologi transportasi misalnya, memungkinkan manusia senantiasa berada dalam mobilitasi yang tinggi, bergerak dari suatu tempat ke tempat yang lain dalam frekuensi tinggi, tampak dunia semakin sempit.
Sementara kemajuan di bidang teknologi informasi menciptakan berbagai kemudahan pertukaran dan lalu lintas arus informasi lebih cepat dan transparan, membuat dunia tanpa batas. Pertukaran informasi dimungkinkan dalam berbagai bentuk dan dalam berbagai media cetak maupun elektronika. Mobilitasi dan segala kemudahan gaya hidup, hanya dapat diperoleh, ketika kemajuan yang lain dicapai yaitu kemajuan teknologi dan pengelolaan energi.
Tidak dapat dipungkiri lagi bahwa pada saat ini, segala aktivitas yang dilakukan oleh masyarakat modern sangat tergantung pada energi. Hampir di semua sektor kegiatan, energi menjadi kebutuhan pokok yang tidak dapat ditawar-tawar lagi. Oleh karena itu kemajuan suatu negara akan sangat terkait dengan energi di negara tersebut, misalnya negara-negara maju Amerika, Jepang, Korea, dan negara-negara Eropa lainnya.
Pendidikan ilmu pengetahuan teknologi diterapkan sejak dini melalui pendidikan formal dari SD, SMP, SMA sampai perguruan tinggi. Semangat untuk meneliti sudah diterapkan sejak SD. Dimana setiap liburan panjang para murid SD mendapat pekerjaan rumah tentang penelitian yang bertena bebas. Hasil penelitian mereka berupa laporan dan diumumkan di depan teman-temannya di kelas. Begitu juga di tingkat SMP dan SMA, mereka sudah dikenalkan dengan budaya meneliti, walaupun mereka laksanakan secara kelompok. Sedangkan pada tingkat perguruan tinggi, menempati peran yang sangat strategis.
Alat yang paling efektif untuk penyebaran ilmu pengetahuan teknologi adalah media massa dan media elektronika. Khususnya televisi, selain sebagai ajang promosi/iklan produk berteknologi baru, juga sebagai alat informasi yang efektif untuk memasyarakatkan ilmu pengetahuan dan teknologi. Sekarang diindonesia televisi dan koran daerah telah menjamah pedesaan, sehingga menambah kelancaran informasi bagi masyarakat, termasuk informasi tentang penelitian.
artikel ini diambil dari sumber









Tidak ada komentar:
Posting Komentar